Junko Furuta


Junko Furuta lahir di Misato, kota Saitama, pada 18 Januari 1971. Furuta tinggal bersama orang tua dan kedua saudaranya. Dia bekerja paruh waktu di pabrik percetakan plastik untuk mencukupi kebutuhannya. Pada tanggal 22 November 1988, Furuta beranjak dari tempat kerjanya menggunakan sepeda, tapi sialnya jalan yang dia lewati adalah lokasi Miyano dan temannya berburu wanita untuk dirampok dan diperkosa.

Miyano memerintah temannya untuk menendang sepeda furuta lalu kabur. Saat Furuta terjatuh, Miyano berpura pura menolong dengan menawarkan akan mengantarkan Furuta sampai kerumahnya, Furuta saat itu tidak menolak bantuan dari miyano. Tapi sialnya dia justru dibawa ke gudang tua yang lokasinya tidak jauh dari lokasi Furuta terjatuh.
Miyano mengaku sebagai sindikat Yakuza agar Furuta tidak berani macam macam. Furuta kemudian dibawa kesebuah hotel lalu Miyano menghubungi temannya Minato, Jo, Ogura dan Yasushi. kemudian 4 orang itu membawa Furuta ke rumah orang tua Minato. Disana mereka memperkosa Furuta. Disaat mereka lengah Furuta mencoba kabur namun gagal. Minato kembali menakuti Furuta dengan ancaman yakuza akan membunuh keluarganya jika dia berusaha kabur lagi.

Beberapa hari berikutnya, 27 November 1988, orang tua Furuta menghubungi kepolisian karna anaknya tidak kunjung pulang. Tapi disini Miyano memaksa Furuta untuk menghubungi orang tuanya bahwa dia sedang menginap beberapa hari di rumah temannya untuk menghindari pencarian polisi.


Hari demi hari dijalani Furuta dengan penyiksaan selama 44 hari sejak dia pertama disekap. Furuta telah diperkosa kurang lebih sebanyak 400 kali, tubuhnya digantung dan dijadikan samsak tinju. Dia juga dibiarkan kelaparan dan dipaksa untuk memakan kecoa dan meminum air urinya sendiri. benerapa bagian tubuhnya dibakar, dan bagian kelopak matanya ditempeli dengan lilin panas. Dia juga dipaksa untuk masturbasi didepan mereka, kemaluan dan anusnya dimasuki benda benda yang membuatnya pendarahan.
Furuta meminta untuk segera dibunuh saja agar penderitaannya segera berakhir, tapi mereka menolak dan malah menghukum Furuta untuk tidur dibalkon pada saat musim dingin.

Akhir dari penyiksaan Furuta pada tanggal 4 Januari 1989, tubuh Furuta mulai membusuk namun masih mendapat penyiksaan. Selama kurang lebih 2 jam disiksa, Furuta terjatuh dan tidak sadarkan diri, dam disitulah dia menghembuskan nafas terakhirnya. 


Mengetahui Furuta sudah tidak bernyawa, para pelaku kemudian membungkus tubuh Furuta dengan selimut lalu memasukan tubuhnya kedalam drum dan menutupnya menggunakan semen. pada jam 8 malam mereka membuang drum itu ke sebuah daerah bernama Koto di Tokyo. 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

ONE PIECE TREASURE CRUISE

Pulau Poveglia, Itali